Jumat, Agustus 05, 2016

SISTEM DAN LINGKUNGAN


Assalamualaikum Wr.Wb. . . .
Berhubung hari ini guru mata pelajaran kimia yaitu Ibu Nurfedah Ali S.Pd sedang di audit, jadi kami tidak belajar, maka dari itu saya akan memposting mengenai pelajaran yang berkaitan dengan pelajaran kimia.

1. Pengertian sistem dan lingkungan
Dalam termokimia ada dua hal yang perlu diperhatikan menyangkut perpindahan energi, yaitu sistem dan lingkungan. Sistem adalah segala sesuatu yang menjadi pusat perhatian dalam mempelajari perubahan energi. Sedangkan lingkungan adalah hal-hal diluar sistem yang membatasi sistem dan dapat memengaruhi sistem.

2. Contoh Sistem dan lingkungan
Pada reaksi antara larutan NaOH dan larutan HCl dalam suatu tabung reaksi, terjadi kenaikan suhu yang menyebabkan ssuhu tabung reaksi naik, demikian juga dengan suhu disekitarnya.
Pada contoh tersebut, yang menjadi pusat perhatian adalah larutan NaOH dan larutan HCl. Dengan demikian,laritan NaOH dan HCl itu disebut sistem, sedangkan tabung reaksi, suhu udara, tekanan udara merupakan lingkungan.

3. Jenis sistem
Berdasarkan interaksinya dengan lingkungan, sistem dibedakan menjadi tiga macam, yaitu sistem terbuka, sistem terutup dan sistem terisolasi.

a. Sistem terbuka
Sistem terbuka adalah suatu sistem yang memungkinkan terjadinya perpindahan kalor dan zat (materi) antara lingkungan dengan sistem.
Contoh sistem terbuka:
Reaksi antara logam magnesium dengan larutan asam klorida encer yang dilakukan pada tabung reaksi yang terbuka.Pada peristiwa ini terjadi reaksi:
Mg(s) + 2HCl(aq) → MgCl2(aq) + H2(g)
Oleh karena reaksi dilakukan pada tabung reaksi terbuka, gas hidrogen yang dihasilkan akan keluar dari sistem ke lingkungan dan kalor yang dihasilkan pada reaksi tersebut juga akan merambat keluar dari sistem ke lingkungan.

b. Sistem terutup
Sistem tertutup adalah suatu sistem dimana antara sistem dan lingkungan dapat terjadi perpindahan kalor tetapi tidak dapat  terjadi pertukaran materi.
Contoh Sistem tertutup:
Jika reaksi antara logam magnesium dengan asam klorida encer tersebut dilakukan pada tabung reaksi yang tersumbat dengan rapat, gas hidrogen (materi) di dalam sistem tidak dapat meninggalkan (keluar) sistem. Akan tetapi, perambatan kalor meninggalkan (keluar sistem tetap terjadi melalui dinding tabung reaksi.

c. Sistem terisolasi
Sistem terisolasi merupakan suatu sistemdimana tidak memungkinkan terjadinya perpindahan kalor dan materi antara sistem dengan lingkungan.
Contoh:
Jika reaksi antara logam magnesium dan asam klorida encer tersebut dilakukan di dalam suatu tempat yang tertutup rapat (terisolasi), misalnya di dalam penyimpanan air panas (termos). Pada umumnya reaksi kimia banyak dilakukan di dalam sistem terbuka.

Demikian ulasan mengenai sistem dan lingkungan. Jika ada masukan, saran ataupun pertanyaan silahkan berkomentar ya. Wassalam…..

Syarat BLog (Mulok)


Assalamualaikum  Wr.Wb. . . . 
Hai…. Sobat blogger hari ini pelajaran saya Mulok,  pada postingan kali ini saya belajar mengenai blog, saya akan menjelaskan syarat-syarat yang diberikan oleh guru saya yaitu Bapak Bambang Sodikin ST atau biasa dipanggil Pak Bambang mengenai tugas blogger ini. 

1.     Mata pelajaran yang dipost setiap minggunya berjumlah 18 mata pelajaran.
2.   Setiap mata pelajaran yang tidak di post akan dikenakan sanksi sebanyak 1.000 rupiah.
3.     Link blog yag harus dimasukkan ke dalam blog sebanyak 33 link blog.
4.   Setiap link blog teman sekelas yang tidak dimasukkan ke dalam blog, akan dikenakan sanksi sebanyak 2.000 rupiah.
5.   Jika ada yang didapatkan berbohong maka akan dikenai sanksi 2x lipat dari jumlah sanksi yang paling banyak.
6. Jika pada postingan tidak menampilkan tanggal, bulan dan tahun maka postingan itu tidak dianggap dan tetap dikenakan sanksi 1.000 rupiah.
7.    Syarat ini berlaku selama 1 bulan jika banyak yang melakukan pelanggaran.

Sekian postingan saya mengenai syarat-syarat blog. Wassalam. . . . .

Kamis, Agustus 04, 2016

Pembangunan Karakter Bangsa


 Assalamualaikum Wr.Wb. . . . 

Berhubung Guru pelajaran PKN tidak sedang sakit dan tidak hadir dalam mengajar. Saya akan memposting bagaimana cara membangun karakter masyarakat.



Pembangunan karakter bangsa merupakan gagasan besar yang dicetuskan para pendiri bangsa karena sebagai bangsa yang terdiri atas berbagai suku bangsa dengan nuansa kedaerahan yang kental, bangsa Indonesia membutuhkan kesamaan pandangan tentang budaya dan karakter yang holistik sebagai bangsa. Hal itu sangat penting karena menyangkut kesamaan pemahaman, pandangan, dan gerak langkah untuk mewujudkan kesejahteraan dan kemakmuran seluruh rakyat Indonesia.


Tujuan

Pembangunan karakter bangsa bertujuan untuk membina dan mengembangkan karakter warga negara sehingga mampu mewujudkan masyarakat yang ber-Ketuhanan Yang Maha Esa, berkemanusiaan yang adil dan beradab, berjiwa persatuan Indonesia, berjiwa kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan, serta berkeadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. Karakter bangsa adalah kualitas perilaku kolektif kebangsaan yang khas baik yang tecermin dalam kesadaran, pemahaman, rasa, karsa, dan perilaku berbangsa dan bernegara sebagai hasil olah pikir, olah hati, olah rasa dan karsa, serta olah raga seseorang atau sekelompok orang. Pembangunan Karakter Bangsa adalah upaya kolektif-sistemik suatu negara kebangsaan untuk mewujudkan kehidupan berbangsa dan bernegara yang sesuai dengan dasar dan ideologi, konstitusi, haluan negara, serta potensi kolektifnya dalam konteks kehidupan nasional, regional, dan global yang berkeadaban untuk membentuk bangsa yang tangguh, kompetitif, berakhlak mulia, bermoral, bertoleran, bergotong royong, patriotik, dinamis, berbudaya, dan berorientasi Ipteks berdasarkan Pancasila dan dijiwai oleh iman dan takwa kepada Tuhan Yang Maha Esa.
Karakter yang berlandaskan falsafah Pancasila artinya setiap aspek karakter harus dijiwai ke lima sila Pancasila secara utuh dan komprehensif yang dapat dijelaskan sebagai berikut :

1. Bangsa yang Ber-Ketuhanan Yang Maha Esa

Karakter Ber-Ketuhanan Yang Maha Esa seseorang tercermin antara lain hormat dan bekerja sama antara pemeluk agama dan penganut kepercayaan, saling menghormati kebebasan menjalankan ibadah sesuai dengan agama dan kepercayaannya itu; tidak memaksakan agama dan kepercayaannya kepada orang lain.

2. Bangsa yang Menjunjung Kemanusiaan yang Adil dan Beradab

Karakter kemanusiaan seseorang tercermin antara lain dalam pengakuan atas persamaan derajat,hak, dan kewajiban; saling mencintai; tenggang rasa; tidak semena-mena; terhadap orang lain; gemar melakukan kegiatan kemanusiaan; menjunjung tinggi nilai kemanusiaan.

3. Bangsa yang Mengedepankan Persatuan dan Kesatuan Bangsa

Komitmen dan sikap yang selalu mengutamakan persatuan dan kesatuan
Indonesia di atas kepentingan pribadi, kelompok, dan golongan merupakan
karakteristik pribadi bangsa Indonesia. Karakter kebangsaan seseorang tecermin dalam sikap menempatkan persatuan, kesatuan, kepentingan, dan keselamatan bangsa di atas kepentingan pribadi atau golongan; rela berkorban untuk kepentingan bangsa dan negara.

4. Bangsa yang Demokratis dan Menjunjung Tinggi Hukum dan Hak Asasi Manusia

Karakter kerakyatan seseorang tecermin dalam perilaku yang mengutamakan kepentingan masyarakat dan negara; tidak memaksakan kehendak kepada orang lain; mengutamakan musyawarah untuk mufakat dalam mengambil keputusan untuk kepentingan bersama.

5. Bangsa yang Mengedepankan Keadilan dan Kesejahteraan

Karakter berkeadilan sosial seseorang tecermin antara lain dalam perbuatan yang mencerminkan sikap dan suasana kekeluargaan dan kegotongroyongan.

MEMBANGUN KARAKTER adalah suatu proses atau usaha yang dilakukan untuk membina, memperbaiki dan atau membentuk tabiat, watak, sifat kejiwaan, akhlak (budi pekerti), insan manusia (masyarakat) sehingga menunjukkan perangai dan tingkah laku yang baik berdasarkan nilai-nilai Pancasila.

Ciri-ciri karakter bangsa Indonesia
  1. Saling menghormati & saling menghargai
  2. Rasa kebersamaan & tolong menolong
  3. Rasa persatuan dan kesatuan sebagai suatu bangsa
  4. Rasa peduli dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa & bernegara
  5. Adanya moral, akhlak yang dilandasi oleh nilai-nilai agama
  6. Adanya perilaku dalam sifat-sifat kejiwaan yang saling menghormati & saling menguntungkan
  7. Adanya kelakuan dan tingkah laku yang senantiasa menggambarkan nilai-nilai agama, nilai-nilai hukum dan nilai-nilai budaya
  8. Sikap dan perilaku yang menggambarkan nilai-nilai kebangsaan.
Nilai-nilai yang membangun bangsa Indonesia
  1. Nilai Kejuangan
  2. Nilai Semangat
  3. Nilai Kebersamaan / Gotong royong
  4. Nilai Kepedulian / Solidaritas
  5. Nilai Sopan santun
  6. Nilai Persatuan & Kesatuan
  7. Nilai Kekeluargaan
  8. Nilai Tanggung Jawab
Faktor-faktor dalam membangun karakter bangsa Indonesia
  1. Ideologi
  2. Politik
  3. Ekonomi
  4. Sosial Budaya
  5. Agama
  6. Normatif ( Hukum &Peraturan Perundangan )
  7. Pendidikan
  8. Lingkungan
  9. Kepemimpinan
 Sekian dari postingan saya. Wassalam. . . . .

Rabu, Agustus 03, 2016

HUKUM II KHIRCHOFF (Fisika)



Assalamualaikum Wr.Wb. . . .
Saya akan memposting pelajaran yang berkaitan dengan fisika,

Hukum II Khirchoff
 
Berbunyi : 
 
Total beda potensial atau tegangan pada suatu rangkaian tertutup adalah 0
Dirumuskan :
Keterangan :
= sigma = jumlah
E = beda potensial / tegangan listrik
R = hambatan listrik
I = kuat arus listrik 

Penjanjian tanda (-) dan tanda (+)
·         Jika panah loop bertemu kutub (-) GGL ditulis +E
·         Jika panah loop bertemu kutub (+) GGL ditulis -E
·         Jika arah arus berlawanan dengan arah loop, maka I ditulis –IR
·         Jika arah arus berlawanan dengan arah loop, maka I ditulis +IR